Jumat, 23 September 2016

Grey, everyone knows that everything happens for a reasons...

I've been promise to write again yes?
Hahahaha and in the fact I couldn't fulfill it soon. Because the more you older, the more you got a problem. Higher phase you did, higher risk you got.
Last time I tell you that I've finished my study and I become an unemployment seasonal that hurting myself as a SOK-busy person until this 23rd. Let me tell you, maybe it sounded a little hyperbolic to say if had a thunderstorm in this phase. I start my journey in this amazing JUNGLE with full of optimistic, spirit, and positive vibes. I know there is no more excuse in this phase. I understand the risk and I know this isn't place for a mushy menye menye person. You should though enough to survive.
My habit, family, hobby, and friends let me grow up as a idealist and perfectionist Bachelor's of Economic. There isn't wrong with it. Totally. But in the middle of the time, I started to get............... tired.
Yeah, tired. Tired to be the best at everything, to did everything perfect, to make all kill score, tired to make everyone happy, like I did in 23 years of my life.

When i try to flashback what I did on the 3 years back, it seems grey, not so clearly as before. I realize that I did many things to cover up one big scars on myself. The one big scars that look grey and more grey and more dark day by day. I scared to death if I heard or seeing it. So I try to covered it up with colorful life of me. I made a blue, red, pink, yellow, green, tosca, and the others to cover up the one grey and big scars on me. But I did a mistake. I just covered it, not clear it up yet. That is my biggest mistake.

And now, when the others slowly to disappear, The Grey still on its place. Tear my heart into pieces again, like 3 years ago when I feel the first massive break heart for the first time. I swear I don't wanna face the same situation again in my whole life, but Allah knows it was the best for me to know the truth.

The truth is, Allah knows, Allah answers my questions, who the one I should go with.

The Grey, i don;t know when I could clear you up from myself because however you are the one who give the big change and influence for me. You came when I need, you give what I need, you show up with your imperfection but it's more likely a perfection for me
I'm not promise to forget everything. I just trying to be as wise as possible to accept everything happens. Because everyone knows that everything happens for a reason. 

Sabtu, 18 Juni 2016

Welcome Back Tara Winda !

Hai..... i come back....
Hhahahaha after 3 years finally i come back with the brand new me and brand new life and surely with my new status as an "unemployment" LOL !
Oh no...no...no hahaha i'm just kidding.. please don't think it negatively :D
Okay i tell you.. Yes, I am in the condition that haven't any occupation or certain daily activity such as a student for a 16years back or another. Yes, I am finally graduated after almost 16 years in total , studying on the bench :D
It's been a long way to reach it and finally it feels like...................... woaaahhhhhhh , finally i am graduated as a Bachelor's o Economic.
Maybe next time i'll tell you about my experience when i did those "KITAB KUNING" :p
So, because i'm in the waiting time to wait the hidayah and rezeki for my life that i've applied since 2 months ago, i'll be continue to writing here again...
See you soon on my next post ;)

ps : i'll give you some photos of me now :p




Sabtu, 14 September 2013

Another Marketing Way from "The Joneses"


The Joneses merupakan sebuah film yang ditulis sekaligus disutradarai oleh Derrick Borte. Film ini dirilis pada tahun 2009 dengan diperankan beberapa bintang kenamaan Hollywood seperti Demi Moore, David Duchonvy, Amber Heard, dan Ben Hollingsworth. Tema dalam alur cerita film ini dapat dikatakan unik karena sang sutradara mencoba untuk menyisipkan suatu nilai yang jarang diangkat dalam konflik film pada umunya yaitu konsumerisme yang kini mulai menjangkiti banyak lapisan masyarakat.


Diceritakan, Steve Jones (David Duchonvy) merupakan sosok sempurna dimana banyak orang yang iri padanya. Ia memiliki seorang istri yang cantik, Kate Jones (Demi Moore), seorang putra, Mick (Ben Hollingsworth) dan seorang putri, Jenn (Amber Heard). Mereka terlihat sangat sempurna sebagai sebuah keluarga dan mencerminkan keluarga Amerika yang harmonis. Ditambah lagi dengan kemapanan yang Steve miliki membuat setiap orang selalu ingin menjadi seperti dirinya.

Cerita berawal ketika keluarga ini baru saja pindah di kawasan elit dengan tingkat konsumtif yang tinggi. Seluruh anggota keluarga yang mudah bersosialisasi ini tidak perlu waktu lama untuk diterima di lingkungan baru mereka. Masing - masing anggota keluarga mampu menempatkan diri mereka pada situasi di mana mereka menjadi "center" di lingkungannya dengan cara selalu menggunakan barang - barang "branded" yang banyak diidamkan. Mereka terlihat sangat mengagumkan di mata warga sekitar dengan rumah megah, perabotan mewah, serta bergaya hidup tinggi. 

Namun ternyata semua keharmonisan dan kemapanan yang ditunjukkan hanyalah sebuah peran belaka. Faktanya, The Joneses bukanlah keluarga nyata. Mereka merupakan sebuah tim marketing dari suatu perusahaan penjual berbagai macam barang penunjang gaya hidup. Kepindahan mereka ke sebuah kawasan elit ini merupakan sebuah misi pemasaran dari perusahaan tempat mereka bekerja. 
Kate Jones sebagai pimpinan tim dan berperan sebagai ibu dalam keluarga, mencoba masuk ke dalam kelompok ibu - ibu sosialita di lingkungannya yang gemar berbelanja. Kemudian Steve Jones berbaur pada komunitas golf dimana pada kelompok tersebut ia mempengaruhi teman - temannya untuk membeli barang seperti yang ia miliki, salah satunya tongkat golf dan pakaian sport produksi perusahaannya. Lalu Jenn dan Mick menjadi trend setter remaja di sekolahnya karena fashion serta gadget canggih yang mereka miliki.

Film ini terlihat menonjolkan bagaimana cara untuk meningkatkan penjualan. Dari alur cerita dapat dilihat bahwa semakin hari teknik promosi sudah semakin bervariasi dan jauh dari teknik konvensional. Teknik pemasarannya cenderung terselubung dan dikemas secara halus dalam keseharian seolah - olah mereka tidak melakukan teknik pemasaran sama sekali. Dalam "The Joneses" , teknik tersebut bertujuan untuk menjadikan The Jones's Family sebagai pusat perhatian. Pusat perhatian inilah yang dianggap masyarakat sebagai orang penting dan pada akhirnya kegiatan maupun barang yang dipakai akan dipandang baik serta dijadikan panutan.
Jika cara ini berhasil maka akan berlanjut kepada pemasaran word of mouth atau pemasaran dari mulut ke mulut yang pada akhir - akhir ini diimplementasikan dengan endorsement marketing. Produsen menggunakan opini dari figur terkenal untuk meyakinkan konsumen bahwa barang mereka memang berkualitas baik serta faktor psikologis si konsumen yang akan merasa up to date bila mengkuti tren para public figure terkemuka.

Ide - ide teknik marketing dalam "The Joneses" memang tergolong brillian. Tekanan untuk mencapai target yang diharapkan dapat tercapai mulus dengan usaha yang mereka lakukan. Namun teknik marketing The Jones Family sayangnya tidak memperhatikan etika sosial yang ada karena memasukkan unsur penipuan. Pembentukan keluarga palsu ini menimbulkan konflik pada kedua belah pihak. Konsumen diperlakukan sebagai alat pencapai tujuan namun tidak mengindahkan sisi kemanusiaan. Selain itu penipuan yang dilakukan akan memberikan citra buruk bagi barang - barang yang diperjualbelikan. 

Kemudian nilai moral yang terkandung dalam film ini yaitu :
a. Seberapapun keberhasilan yang dicapai, bila itu hasil dari kepalsuan maka percuma saja.
b. Hidup akan lebih berarti jika tidak diselimuti kepalsuan.

Jadi, hendaknya pemasaran dilakukan sesuai dengan teknik yang benar dan tidak melanggar nilai - nilai yang sudah terbentuk pada sistem sosial kemasyarakatan yang ada. Hendaknya seluruh kegiatan bisnis harus dilandasi dengan etika agar manfaat dari bisnis itu sendiri dapat dinikmati secara seimbang baik bagi produsen maupun konsumen.

Tara Winda Hapsari
Manajemen Pemasaran - BB
125020201111025

Sabtu, 30 Maret 2013

mates .

wise people said, "God made a mates for every single soul" ...
setiap jiwa sudah ditentukan jiwa manakah nantinya yang akan bersanding dengannya. God will set for us , hanya Dia yang tahu dan yang berhak .
we? just choose , just want , but God will pick someone that suit with us , that we need, not we want.
adil untuk Tuhan terkadang belum tentu terasa adil bagi kita. yang terasa paling baik untuk kita pun, mungkin menurut Tuhan bukan yang terbaik. itu fakta yang terkadang sulit diterima bagi beberapa orang.

i wanna standing still in the middle of this confusion and uncertainty. even the shadows of hopeless are closer to me ..

banyubiru (lagi) ...

Dalam keindahan aksara kusebut ia banyubiru
Dalam keheningan malam kupanggil ia rindu
Riak hidupnya seakan tak berteriak
Gerak hatinya seakan tak tampak
Tapi selalu menggugah hati tuk terbawa
Tapi selalu mengajak diri tuk terbawa ...

Banyubiru ...
Izinkan aku tetap mengagummu dalam langkah
Bolehkah hatiku kuletakkan dalam setiap engkau rebah ?
Taukah kau aku sudah lelah ?
Kini cukup kau saja sudah , Sampai nanti cukup kau saja sudah ...

March 22nd 2013

Jumat, 01 Februari 2013

my-no-name-catty (?)

berawal dari beberapa bulan yang lalu , ada kucing yang ngotooooooot banget minta makan di rumah . udah ditendang , disirim air , dilempar sapu , diomelin , dipisuhi *astaghfirllah* , diapa apain lah pokoknya , tapi ia tak gentar untuk bisa masuk ke rumah . kata mama sih , ini kucing motivasinya 1000% , aku udah pasti kalah soalnya waktu tes IQ kelas 1 SMA motivasi katanya cuma ........................... 50 % .____. *tapi kan itu dulu* :p
udah lah kembali ke kucing ...
yaaak , sampai si kucing ini tiba tiba datang ke rumah dengan perut yang membesar .. baiklah , dia sudah menikah rupanya . dan entah dengan siapa .... 
kemudian 1 bulan yang lalu si 'dia' ini bertingkah mencurigakan dengan masuk ke rumah dan mencari tempat yang banyak kainnya . sempet juga sih masuk ke lemari , dan tau yang ia lakukan ? rupanya dia nyari tempat buat nglairin . 
dan lahirlaah 3 makhluk unjuuuuu iniiiiiiii ~





mak bapaknye bulunya dominan item sih , mangkanya anak nya jadi begini ... 
tapi tetep lucuuuuuuuuuuuuuuuu ... maknye sayang banget kayaknya . ditungguin tiap hari , dikelonin kalo dingin , kembali tak gentar cari maem buat nyusuin anaknyee . pokoknya so sweet wes ibuk e :D
dan sudah sebulan ini secara gak resmi dia jadi anggota baru di rumah . otomatis pihak baru yang bisa kena marah mama sewaktu waktu . akakakak =))
ibunye tak panggil 'Dia' aja deh .. lha orang - orang rumah manggilnya Dia Dia mulu :3
tapi belom sempet tak foto , tadi gak tau nge ganjen ke mana dia (?)

aku maunya mereka di rumah aja , pengen punya mainan :D
biar rame deh rumah , gak cuma bertiga doang tiap hari ... 
namanya masih menyusul , sementara ini masih anonymous =))

and the last , salam cilukba dari anak tengaaah :D



Sabtu, 26 Januari 2013

#MBE39

i found them , my new family .. Manajemen BE 2012 ...
dulu SMA udah kepikir banget kalo kuliah gak bakalan lagi ngerasain kelas yang 'hangat' lagi ... tapi ternyata , God give them for me :))


dulu itu di pikiranku , atas banyak cerita dari senior senior juga siih , katanya kalo kuliah udah jarang bisa punya temen yang kayak SMA ... tapi ternyata BIG NO ! 
kita gaada yang se sekolah sih , kan 1 sekolah cuma 1 anak yang diambil dari snmptn undangan *ngenes* ... tapi jadi bikin keberagaman :D 
aduh pokok e aku bahagia dipertemuin sama 38 orang orang hebat ini ... bocah bocah yang di tiap dirinya pasti punya keunggulan masing - masing ..
yaa meski singkat , terima kasih untuk semua pengalamannya .. masio skrng juga udah ada yang pencar gara - gara keribetan krs tapi paling nggak masih bisa seperdulinan yaaaaaa~ 
Love you so much #MBE39 ... 
see you soon !!!